Pengembangan Diri Wirausahawan

Dalam segala hal yang hendak anda capai dimulai dari kesiapan diri anda. Begitu pula ketika anda ingin menjadi wirausahawan maka anda harus mempunyai sifat dan karakter yang kuat . Jika anda telah siap maka kerja anda akan lebih mudah dan lebih baik jika anda tidak siap maka kerja anda akan terasa sulit dan hasilnya juga tidak baik. Kesiapan diri ini diperoleh dengan cara pengembangan diri yaitu cara mengoptimalkan kemampuan yang anda miliki yang terdapat dalam diri anda.

Manusia memiliki modal penting yang telah diberikan Tuhan. Manusia mempunyai tubuh yang sempurna dibanding makhluk lainnya, memiliki ruhani (jiwa) yang memiliki tiga kelebihan yaitu hati, pikiran, dan nafsu. Jika tubuh ini di jaga dengan nutrisi makanan yang sehat dan bergizi maka ruhani kita juga memerlukan nutrisi yang baik berupa iman, pengalaman dan ilmu pengetahuan.
Ada sebuah pepatah yang sangat tidak saya setujui mengenai hubungan tubuh dan jiwa. Pepatah itu mengatakan “Didalam Tubuh Yang Sehat, Terdapat Jiwa Yang Kuat”. Saya sangat tidak menyetujui pepatah itu karena banyak bukti bahwa di dalam tubuh yang sehat belum tentu jiwanya juga sehat dan kuat. Kami mengartikan jiwa yang sehat dan kuat adalah hatinya bersih penuh welas asih, akalnya senatiasa berpikir positif, dan nafsunya penuh semangat perjuangan memperbaiki diri. Seorang koruptor apakah tubuhnya tidak sehat? Tapi yang pasti jiwanya tidak sehat. Seorang preman jalanan apakah tubuhnya tidak kuat? Tapi pasti kalau jiwa mereka juga tidak sehat. Walaupun tubuh dan jiwa adalah satu kesatuan utuh namun untuk menjaga kesehatan keduanya tidak dalam nutrisi yang sama. Tubuh kita dapat diisi dengan nutrisi makanan empat sehat lima sempurna, dan makanan bergizi lannya sedangkan jiwa diisi dengan nutrisi ilmu, pengalaman, dan pengetahuan tentang agama. Kedua-dua unsur manusia tersebut baik jasmani dan rohani harus sehat. Manusia seutuhnya adalah yang berjiwa sehat dan bertubuh sehat. Keduanya harus sejalan dan saling melengkapi. Dan tidak otomatis jikalau tubuhnya sehat maka jiwanya sehat atau sebaliknya.
Perlunya Pengembangan Diri
Pengembangan diri adalah cara membangun karakter terbaik manusia. Karakter terbaik dihasilkan dari tubuh yang sehat dan ruhani yang sehat, Karakter manusia menghasilkan sikap dan tindakan jika karakternya baik maka sikap dan tindakannya akan baik jika karakternya buruk maka sikap dan tindakannya tidak sempurna.
Jika pengembangan diri anda positif maka munculah kesiapan diri untuk bekerja. Kesiapan diri ini penting untuk setiap langkah kerja yang akan anda lakukan. Pertama adalah mengoptimalkan tubuh, kesiapan raga ini dapat anda lakukan dengan cara menjaga tubuh agar dapat melakukan kerja sebaik-baiknya. Menjaga tubuh ini lebih mudah karena telah banyak alat yang dapat mengukur keseimbangan tubuh seperti berat badan, tinggi badan, suhu badan, dan kegesitan maupun kelenturan badan.Namun cara termudah menjaga tubuh ini adalah dengan cara makan makanan bergizi teratur dan berolahraga secara teratur.
Kedua adalah mengoptimalkan tiga kelebihan ruhani yang kita miliki yaitu hati, pikiran dan nafsu. Untuk meningkatkannya banyak cara tetapi yang sulit adalah mengukurnya karena sifatnya yang tidak terlihat secara fisik. Namun pengoptimalan elemen ini sama pentingnya dari tubuh kita karena akan mempengaruhi sifat dasar manusia (karakter), tindakan (sikap dan prilaku), dan emosi (senang, sedih, atau acuh).
Keduanya sangat penting karena itu sangat baik jika memiliki keselarasan pada keduanya. Kesiapan keduanya memudahkan anda untuk melangkah maju karena dengan keduanya anda akan mempunyai kepercayaan diri.
 Cara Mengembangkan Diri
Namun pada tulisan-tulisan lainnya pengembangan diri kemudian lebih banyak membahas pengembangan karakter, sikap, prilaku dan emosi sedangkan pengoptimalan tubuh tidak tersentuh karena bagi penulis lainnya mungkin meningkatkan dan mengoptimalkan tubuh lebih mudah dan banyak alat ukurnya daripada ruhani yang memerlukan alat ukur ruhani itu sendiri. Berikut adalah yang harus anda miliki sebagai pengembangan diri anda:
(1) Memiliki Prasangka Baik, melihat segala sesuatu dari sisi kebaikan dari setiap masalah yang kita peroleh dan setiap tindakan yang akan kita kerjakan. Prasangka baik ini yang mendasari niat untuk bersikap dan berprilaku baik dalam setiap kondisi dan situasi. Jangan cepat bertindak (reaktif) tanpa berpikir panjang (memilih tindakan yang terbaik).
(2) Memiliki Motivasi yang kuat, kekuatan yang ada dalam diri seseorang yang mengubah sikap dan menjadi suatu tindakan yang dinamis. Dalam organisasi motivasi tidak cukup untuk diri sendiri sehingga diperlukan kekuatan untuk memotivasi orang lain.
(3) Bersikap dan Berprilaku Baik, sikap dan prilaku baik tidak hanya dalam situasi dan kondisi yang baik tetapi berupaya menjaga sikap dan prilaku walau dalam situasi dan kondisi buruk sekalipun.
(4) Kreatif dan Inovatif, selalu berupaya membuat sesuatu lebih baik (kualitas), lebih cepat (waktu), lebih efektif dan lebih efesien.
(5) Memiliki Kemampuan Komunikasi yang baik, ketika berinteraksi dengan orang lain kita harus bisa berkomunikasi dengan baik yaitu untuk dapat menyampaikan ide dan pesan kepada penerima sesuai dengan harapan yang kita inginkan.
(6) Menjaga dan Memperluas Silaturahmi, kita adalah makhluk sosial yang pasti membutuhkan bantuan orang lain. Mempunyai seorang teman lebih baik daripada memiliki seorang musuh.
Categories: Uncategorized | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: